Top Ad unit 728 × 90

News Ticker

recent

9 Jenis Kerang 'Trendy' di Kerang Kiloan Pak Rudi

kerang kiloan pak rudi

Perkembangan jaman menuntut manusia untuk lebih kreatif dalam menciptakan suatu hal di bidang apapun, dengan tujuan untuk memikat dan menarik perhatian satu sama lain. Tak terkecuali dalam bidang kuliner. 

Baru-baru ini, publik di hebohkan dengan sebuah restauran seafood yang khusus menyediakan panganan berupa kerang. Ya, resto ini hanya menyediakan menu kerang sebagai menu utamanya. Pada kesempatan kali ini, JDLines berkesempatan untuk datang dan mencicipi berbagai olahan jenis kerang di resto ini.

Pada umumnya warung atau resto seafood hanya menyajikan kerang hijau dan kerang dara di daftar menu, tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi resto yang diberi nama Kerang Kiloan Pak Rudi yang letaknya berada di Jalan Patiunus nomor 9, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Terdapat sembilan macam jenis kerang yang dijajakan di sini, diantaranya kerang bulu, kerang bambu, kerang madu, hingga kerang simping.

Kedai yang berdiri sejak 14 Februari 2014 ini, didirikan oleh tiga pemuda bersaudara yakni Renaldi Wicaksono, Sony Kusuma, dan Fauzan Rachmansyah. Mereka sepakat memberi nama "Kerang Kiloan Pak Rudi" berdasarkan nama panggilan salah satu owner, Renaldi yang akrab disapa Rudi. 

"Konsep awalnya emang dari dia, makanya kita namain sesuai dengan namanya," ujar Sonny, salah satu owner resto tersebut.

Seorang karyawan dengan mengenakan seragam hitam, siap melayani setiap pengunjung yang datang. Dengan fasih dia menjelaskan menu yang ada, termasuk menu andalan 'kerang hijau goreng'.

Seperti namanya, Kerang Kiloan Pak Rudi, hanya menjual kerang secara kiloan. Setiap kerang yang dibeli minimal satu kilogram, dan rata-rata setiap kilogram kerang dibandrol Rp 35.000. Pengunjung bisa memilih apakah kerang yang akan disantapnya mau direbus atau digoreng. Menu kerang favorit pengunjung disini adalah kerang hijau goreng.

Untuk saus atau sambalnya, tersedia 12 pilihan, antara lain saus jamur, saus padang, saus tiram, sambal matah, sambal nanas kacang, dan lain-lain. Bagi Sonny kerang dipilih, karena makanan ini bisa dikatakan menjadi favorit para pencinta seafood. Sedangkan sambalnya adalah hasil eksperimen dari Sonny dan dua ownernya.

Kedai ini berbagi tempat dengan dua kios lain masing-masing menjual kaset dan gitar. Sebuah neon boks bergambar kerang dan bertuliskan "Kerang Kiloan Pak Rudi" menjadi lambang dari kedai ini. Di bawahnya, tepat di samping pintu masuk, berjajar boks plastik berisi berbagai jenis kerang.

kerang kiloan pak rudy


Di belakang kerang itu, terdapat empat meja sederhana masing-masing dengan empat bangku plastik warna merah. Pagar tembok berhias mural membatasi tempat makan ini dengan jalan umum. 

Sisi lainnya adalah dapur yang berdinding 'baja'. Tapi, di dalam sana, juga terdapat beberapa meja lagi, yang setiap harinya selalu ramai dikunjungi oleh para pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk anak muda.

Kedai Kerang Kiloan Pak Rudi memang terbilang baru, namun minat pembeli ramainya bukan main. Setiap hari selalu saja ada antrean, meski kedai belum buka. Tak heran jika kita berkunjung di atas pukul 21.00 sudah dipastikan akan kehabisan kerang padahal resto dibuka sejak pukul 17.00 sampai dengan 00.00 WIB. 

Sekitar 120–150 kg kerang yang tersedia di hari biasa ludes terjual. Pada akhir pekan, stok 180 kg kerang juga habis tak bersisa dalam waktu tiga jam saja.

“Ya, memang sesuai namanya, kedai ini tidak menjual kerang per porsi, melainkan per kilogram. Selama ini banyak yang kurang puas makan di kedai yang biasanya menyajikan kerang dalam porsi kecil, ini juga merupakan salah satu tujuan kami membangun resto ini” tambah Sonny.

Banyak pengunjung yang rela datang jauh-jauh dan mengantri demi mencicipi makanan ini, lho. Nah, bagaimana dengan Anda ? Tertarik mencicipinya ?
9 Jenis Kerang 'Trendy' di Kerang Kiloan Pak Rudi Reviewed by JDLines on 23.00.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by JDlines.com © 2014 - 2023
Powered By JD

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.