Top Ad unit 728 × 90

News Ticker

recent

Nasib Hewan Peliharaan di Sekitar Gunung Agung Bali

Dari banyaknya kejadian bencana alam berdampak pada hilangnya habitat hewan liar yang tinggal di pegunungan dan banyaknya juga binatang peliharaan yang ditinggal oleh sang pemiliknya untuk mengungsi karena tempat pengungsian tidak memiliki tempat yang layak untuk hewan tersebut. Salah satu yang sedang terjadi adalah semenjak naiknya status Gunung Agung di Bali menjadi ‘Awas’. Ribuan ekor hewan ternak penduduk yang berada dalam radius berbahaya juga terkena dampak awan panas Gunung Agung dan material erupsi lainnya.

Anjing Kintamani

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian ESDM, mengumumkan kenaikan status Gunung Agung di Karangasem, Bali, dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV) terhitung mulai Jumat pukul 20.30 Wita. Sejak saat itu hewan peliharaan mulai ditinggal oleh sang pemiliknya salah satunya seperti hewan peliharaan, Anjing. Sehingga mengakibatkan banyak anjing yang terlantar dan terpaksa hidup mencari makan dijalan. Tetapi anjing-anjing tersebut masih setia menunggu sang pemiliknya pulang dan tidak semua masyarakat pun meninggalkan tempat tinggalnya untuk mengungsi, ada pula yang masih tetap di tempatnya karena khawatir dengan hewan ternaknya siapa yang akan memberikan makan hewannya tersebut.

Anjing di bali
Dengan kejadian seperti ini, membuat para volunteer atau komunitas pecinta hewan turun tangan untuk membantu memberi makan anjing-anjing tersebut untuk beberapa hari, walaupun belum dilakukan evakuasi. Ternyata tidak hanya Anjing saja, ada juga Sapi yang ditinggalkan oleh sang pemiliknya. Dan banyak pula yang memanfaatkan kondisi ini untuk membeli hewan ternak dengan harga murah karena tidak banyak harta yang mereka bawa untuk mengungsi sehingga mereka membiarkan hewan ternaknya dijual dengan harga yang murah.

video

Melihat hal banyak hewan peliharaan dan hewan ternak yang ditinggal oleh pemiliknya. Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Dibutuhkan juga kendaraan untuk mengevakuasi hewan-hewan tersebut. Hingga saat ini, 2000 hewan ternak yang sudah dievakuasi.

Seperti inilah kondisi terakhir hewan peliharaan milik warga Adat, Banjar, Kertiyasa Lusuh pada Sabtu sore 23 Agustus 2017 (video)

*video : Lanang Suardana


Nasib Hewan Peliharaan di Sekitar Gunung Agung Bali Reviewed by Jd Lines on 19:44:00 Rating: 5

1 comment:

yosi said...

semoga bencana tersebut segera berakhir dan penduduk bisa kembali menjalani aktivitasnya seperti biasanya

All Rights Reserved by JDlines.com © 2014 - 2016
Powered By Blogger

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.