Top Ad unit 728 × 90

News Ticker

recent

Wisata Edukatif di Pinggiran Jakarta

Tanah Tingal

Sejak tahun 1985, di tanah merah berkontur nan lebat ini tertanam tak lebih dari 10.000 macam pohon. Atas prakarsa Almarhum bapak Boediardjo yang merupakan mantan Menteri Perdagangan RI, kini tempat yang sudah tertanam puluhan tanaman tersebut telah menjadi hutan kota untuk dinikmati oleh berbagai kalangan, lengkap dengan berbagai kegiatan dan fasilitas yang disediakan oleh sang pemilik. 

Tempat ini di beri nama, Tanah Tingal. Tanah Tingal sendiri merupakan destinasi wisata edukatif yang letaknya berada di pinggiran Ibu Kota, tepatnya di Kota Tangerang Selatan, Jalan Merpati Raya nomor 32, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat. Di sini pengunjung dapat menghabiskan waktu libur dengan kegiatan kreatif sekaligus berinteraksi dengan alam.

Tanah Tingal Ciputat menempati lahan seluas 10 hektar. Tantangan mengenal alam sudah dimulai sejak belum memasuki area rekreasi. Pengunjung diharuskan melewati jalan pedesaan yang berbatu. 

Trek ini biasanya dimanfaatkan sebagai lintasan jogging atau bersepeda. Sepanjang jalan masuk, pengunjung akan disuguhi pemandangan hijau, karena memang sebagian besar kawasan wisata edukatif ini memang ditumbuhi ribuan jenis pohon.

Menurut Ennie D. Satoto, pemilik Tingal Country, lokasi ini sudah ada sejak tahun enam puluhan. Awalnya hanya berfungsi sebagai tempat peristirahatan keluarga. Namun mulai berubah ketika ia menjalankan amanat orang tua.

Cita-cita ayahnya tersebut muncul atas dasar keprihatinan Boediardjo pada perkembangan anak-anak modern, terutama bagi yang tinggal di daerah perkotaan. Anak-anak itu tak lagi mampu bersosialiasi dengan kehidupan sekitar. Aktivitas bermain mereka bergeser pada hal-hal yang berbau instant dan cenderung tertutup.

"Menurut bapak, kesenangan didapat tanpa ada hubungan antarmanusia. Contoh paling gampang, permainan elektronik macam playstation atau game komputer. Saking sibuknya dengan playstation, sampai-sampai si anak enggak pernah tahu kalo ada sisi lain yang jauh lebih menarik dibanding semua permainan itu. Kalau sudah begini, anak akan tumbuh menjadi individu yang egois dan tak peduli pada lingkungan sekitar. Maka bapak bersikeras membangun tempat ini sebagai sarana edukasi," jelas Ennie.
Arena Bermain anak

Berbagai aktivitas sarat edukasi, ditawarkan disini. Seperti beragam permainan outbond dan kolam renang. Pengunjung bisa menikmati aktivitas ringan seperti menyaksikan berbagai foto di galeri foto atau mengamati ornamen khas Jawa di rumah etnik Jawa. 

Penggemar petualangan bisa mencoba menjelajahi hutan atau bermain kayak di danau. Bila ingin belajar bercocok tanam, pengunjung bisa mengikuti kegiatan memanen padi di sawah, menanam bunga anggrek, memetik buah (saat musim panen), serta bertani di kebun sayur atau ladang.

Pengelola Tanah Tingal juga menawarkan program membuat keramik. Dalam kegiatan ini, peserta diajak terlibat secara langsung dalam setiap tahap pembuatan keramik. 

Selain itu, pengunjung juga akan diajari cara melukis keramik. Aktivitas lain yang menarik diikuti adalah bird watching. Pengamatan burung biasanya dilakukan pada pagi hari dengan jumlah peserta minimal 20 orang. 

Tanah tingal 2


Ada tiga puluh jenis burung yang bisa diamati misalnya elang bondol, burung cabai jawa, perkutut jawa, betet kelabu, tekukur, hingga burung pipit benggala. Semua aktivitas ini bisa dilakukan oleh berbagai usia, baik anak-anak maupun dewasa. Tentunya dengan tingkat kesulitan yang sudah diatur oleh pengelola yang disesuaikan dengan umurnya.

Selain kegiatan-kegiatan tersebut, pengelola juga menyediakan ruang pertemuan, kemah, restaurant dan ruang serbaguna. Bagi penikmat seni fotografi, bisa melihat-lihat hasil bidikan alm. Boediardjo di galeri khusus, yang letaknya bersisian dengan restaurant.

Tanah tingal tangerang


Tak ketinggalan, ada kebun bibit anggrek berikut ruang pamer. Ini memang disediakan sebagai wadah bagi penggemar anggrek untuk berkumpul dan melakukan kegiatan
Sekedar informasi, sebelumnya  pada Juni 2007 lalu, Tanah Tingal juga mendirikan Sekolah Alam Tanah Tingal berwawasan lingkungan. Bisa diikuti oleh anak-anak usia 5 sampai 12 tahun. 
Tertarik mengunjunginya ? Tempat wisata ini bisa jadi alternatif lain liburan Anda di tengah-tengah kepenatan pekerjaan yang setiap hari dihadapi, lho!
Wisata Edukatif di Pinggiran Jakarta Reviewed by Jd Lines on 04:46:00 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by JDlines.com © 2014 - 2016
Powered By Blogger

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.