Top Ad unit 728 × 90

News Ticker

recent

Beberapa yang anda harus ketahui tentang kota palembang

Sebagai kota tertua di Indonesia, kota Palembang dijuluki oleh bangsa Eropa sebagai Venice the East Yang artinya Venesia dari Timur. Di tempat ini pula terdapat Klenteng Hok Tjing Rio yang didepannya terdapat makam Tan Bun An dan Siti Fatimah. Kemudian ada kuil Buddha yang sering dikunjungi umat Buddha untuk berdoa atau berziarah ke makam. Selain itu terdapat pagoda sembilan lantai dan pohon cinta. Pulau kecil ini juga biasa disebut dengan Pulau Jodoh.

Pulau Kemaro


Wisatawan bisa langsung menuju ke Dermaga Jembatan Ampera di kawasan Benteng Kuto Besak untuk menyeberang ke Pulau Kemaro. Harga sewa kapal menuju ke Pulau Kemaro kisaran Rp 100-200 ribu untuk perjalanan pergi pulang. Waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke pulau ini yaitu pagi hari sekitar pukul 07.00 dan sore hari sekitar pukul 15.00.

Masih sekitaran Sungai Musi, tepatnya di Lorong Al-Munawar, Kelurahan 13 Ulu, terdapat Kampung Arab. Bagi yang ingin melihat rumah-rumah tua khas Palembang yang usianya sudah ratusan tahun, datanglah ke kampung tersebut.

Ada beberapa jenis rumah yang masih mempertahankan bentuk aslinya. Jadi jangan heran bila anda berkunjung, kampung ini dihuni mayoritas keturunan dari Arab.

Lorong Al Munawar
Bagi anda yang ingin menikmati suasana di pinggir sungai Musi bisa langsung menuju tempat yang dulunya hanya sebuah gudang, namun kini disulap menjadi Kampung Murah GOedang Baba Boentjit. Banyak aneka jenis gambar mural aneka warna di wilayah ini. Ada baiknya berkunjung ke tempat ini di sore hari.

What to Buy?

Usai mengitari kota Palembang, nampaknya masih ada yang kurang  bila tidak menemui oleh-oleh. Jangan lupa berkunjung ke Griya Kain Tuan Kentang di Jalan Aiptu A Wahab, Kelurahan Tuan Kentang.

Tempat ini menjadi salah satu tempat yang disukai oleh para perempuan palembang karena disini penjualan kain Songket khas Palembang, Kain Tenun Tajung dan kain Jumputan. Songket ini sendiri konon berasal dari kata disosongkan dan di-teket. Dalam bahasa Palembang lama kata teket artinya sulam. Kata tsb merujuk pada proses penenunan dengan memasukkan benang dan peralatan lainnya ke Lungsin (benang tenun dengan cara disongsong).

Griya Tuan Kentang

Pembuatan kain songket pada dasarnya dilakukan dengan cara disongsong dan disulam. Kain songket dijual mulai dari kisaran harga Rp 1,5juta hingga Rp 5juta, sementara kain tenun tanjung dihargai dari kisaran harga Rp 100ribu - 900ribu. Untuk jenisnya sendiri ada sifon, katun, fiskos dan dobi. Lalu motif yang ditawarkan pun cukup beragam dari motif titik tuju, titik lima, titik sembilan dan motif yang lebih modern.   
Beberapa yang anda harus ketahui tentang kota palembang Reviewed by JDLines on 15:50:00 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by JDlines.com © 2014 - 2018
Powered By Blogger

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.